PPPK Paruh Waktu Keluhkan Honor Minim, Desak Pemkab Pandeglang Segera Angkat Jadi Penuh Waktu

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja (PPPK) Paruh waktu, Dok: (Gun/Totalbanten.com)

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja (PPPK) Paruh waktu, Dok: (Gun/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG – Ketidakjelasan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Pandeglang kembali mencuat.

Para pegawai mendesak pemerintah  segera membuka skema pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu serta menghapus ketimpangan honor yang mereka nilai tidak sebanding dengan beban kerja.

Salah satu peawai P3K Paruh Waktu, Asep Rafi, mengatakan, pemerintah daerah belum memberikan kepastian mengenai waktu pembukaan formasi maupun mekanisme pengangkatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya masa dari dulu masih pembahasan, terus dibahasnya oleh siapa saja?” kata perwakilan PPPK Paruh Waktu, Asep Rifal, usai audiensi.

Lebih lanjut, Asep meminta pemerintah menyesuaikan besaran penghasilan apabila proses pengangkatan belum dapat direalisasikan. Menurutnya, jam kerja PPPK Paruh Waktu tidak berbeda dengan PPPK Penuh Waktu, namun terdapat kesenjangan yang cukup besar pada sisi pendapatan.

BACA JUGA :  Tempat Penggilingan Limbah di Pandeglang Terbakar, Asap Tebal Membumbung Tinggi

“Ya kapan pengangkatan? Kami bekerja dengan waktu yang sama, sesuaikanlah gaji kami, ini mah Rp500 ribu pun dipotong BPJS,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan, Andri Priatana. Pihaknha menilai forum yang digelar belum menghasilkan kepastian maupun komitmen konkret dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Dari forum tadi, ada sedikit kekecewaan karena memang tidak ada kesimpulan. Kami kecewa karena tanggapan juga jawaban OPD terkait tidak secara signifikan menjelaskan kepada kami,” katanya.

BACA JUGA :  Banggar DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Insentif PPPK Paruh Waktu, Arus Kas APBD Jadi Pembatas

Menurut Andri, pemerintah juga belum mampu memberikan kepastian mengenai jumlah PPPK Paruh Waktu yang akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu.

“Tidak ada ketegasan berapa jumlah dari paruh waktu ke penuh waktu,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Syamsudin Aliando, menyatakan pihaknya akan terus mengawal perjuangan PPPK Paruh Waktu.

Menurutnya, persoalan pengangkatan, kesejahteraan, hingga kepastian status kepegawaian harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Tadi kami melakukan audiensi bersama pegawai paruh waktu, membahas isu tentang pengangkatan, gaji, hingga kejelasan status kepegawaian mereka,” kata Syamsudin.

BACA JUGA :  Pemprov Banten "Ancam" Tunda Tukin ASN Menunggak Pajak

Ia memastikan Komisi I DPRD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar tuntutan para PPPK Paruh Waktu memperoleh solusi yang jelas.

“Tentu ini harus kami kawal sehingga apa yang menjadi tuntutan mereka dapat terpenuhi,” ujarnya.

Syamsudin juga mengungkapkan, berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan dengan dinas terkait, pemerintah daerah memberi sinyal bahwa PPPK Paruh Waktu tidak akan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Namun, kepastian mengenai pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu masih menunggu kebijakan pemerintah pusat dan proses pembahasan lebih lanjut.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page