TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengklaim kebijakan menyewa kendaraan dinas lebih hemat dan meningkatkan efisiensi anggaran.
Belanja pemeliharaan kendaraan disebut turun hingga Rp8 miliar dalam kurun 2024–2026 karena biaya perawatan dialihkan kepada penyedia jasa.
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, Herman Susilo, mengatakan sistem sewa membuat pemerintah daerah tidak lagi menanggung biaya servis berkala, penggantian suku cadang, pajak kendaraan, asuransi, hingga penyediaan kendaraan pengganti apabila unit mengalami kerusakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Efisiensinya cukup besar. Sistem sewa ini lebih memudahkan karena kami tidak perlu lagi menganggarkan biaya pemeliharaan. Seluruhnya menjadi tanggung jawab vendor,” ujar Herman, Jumat (10/7/2026).
Menurut Herman, apabila kendaraan dinas diperoleh melalui mekanisme pembelian, pemerintah harus menyediakan investasi awal yang besar. Selain itu, pemerintah juga tetap menanggung biaya operasional berupa servis berkala, penggantian ban, aki, suku cadang, pajak kendaraan, asuransi, hingga biaya perbaikan apabila terjadi kerusakan.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








