Menurut Miftahul, ketegasan pemerintah daerah diperlukan untuk menjaga integritas korps ASN sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
“Jika terbukti, Pemda jangan ragu memberikan sanksi,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak RSUD Berkah Pandeglang membantah bahwa akun TikTok yang menjadi sorotan publik tersebut merupakan milik pegawainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Evaluasi Pelaporan dan Humas RSUD Berkah Pandeglang, Ivan Sofiyana, membenarkan bahwa S merupakan salah satu pegawai di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pandeglang itu.
“Iya, masih menjabat di rumah sakit,” kata Ivan saat dikonfirmasi.
Namun, Ivan menegaskan informasi yang diterimanya menyebut akun TikTok yang beredar bukan milik S. Bahkan, yang bersangkutan merasa dirugikan atas munculnya akun tersebut.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







