“Atlet-atlet muda ini seperti bidak catur yang masih perlu dijaga, dibimbing, dan diarahkan. Namun, dengan pembinaan dan langkah awal yang tepat, suatu saat mereka bisa bertransformasi menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing,” kata Dimyati.
Ia mengingatkan para atlet pelajar untuk tidak mengagungkan kemenangan secara berlebihan ataupun meratapi kekalahan. Dalam dunia catur profesional, bahkan seorang grandmaster sekalipun tumbuh dari rentetan kekalahan yang dievaluasi.
Jembatan Menuju Usia Emas PON 2032
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara struktural, pembinaan atlet pelajar di Banten dirancang sebagai rantai pasokan (supply chain) atlet berprestasi untuk level yang lebih tinggi. Popda menjadi fase krusial sebelum para atlet melangkah ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya