Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem disertai angin kencang.
Salah seorang warga sekitar, Andi Firman (35), mengatakan kerusakan konstruksi reklame itu sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan maupun pembongkaran oleh pihak yang bertanggung jawab.
“Kalau lihat kondisinya memang sudah rusak. Apalagi kalau angin besar, kami khawatir ada bagian yang jatuh ke jalan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain dinilai membahayakan pengguna jalan, bangunan reklame tersebut juga diduga tak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Layak Fungsi (SLF).
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya