“Sejauh ini tidak ada konflik kepentingan misalkan jika ditemukan kayak kelalaian manajemen, tentunya dengan adanya komisaris dari bagian Pemkab Serang akan menjadi sebuah pengendali yang luar biasa, ” Tegas Faisal.
Menurutnya, ia selaku kabag ekonomi melihat dewan pengawas sudah optimal dalam menjalankan tugas pengawasan di bank Perkreditan Rakyat
“Kemarin adanya restrukturisasi atau perombakan komisaris itu baru ada Pemda punya urgensi untuk bisa perbaikan sebenarnya. Nah, mungkin hasil evaluasi sebelumnya bahwa Pemda yang ada memang mungkin akan masih ada belum maksimal apa namanya komunikasi dengan Pemda karena Pemda Kab Serang adalah pemegang saham terbesar di DPR Serang tentunya punya kepentingan. Bagaimana controlling itu jalan baik Sehingga membuat hasil dari posisi komisaris,” paparnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendati dmikian, ia juga mengatakan terkait rekomendasi yang diberikan OJK, belum bisa dijalankan dengan maksimal
“Belum maksimal karena memang tadi upaya-upaya BPR masih belum masih berjalan nih posisinya. Targetnya di tahun ini biar pemasaranya nurunin NPL Paling gampang yang paling viral ataupun paling populer adalah NPL atau Non performing loan itu, Nah itu PR OJK itu pemasaranya di drop. Pemasaranya ditarget di bawah 10%,” ungkapnya
Ia berharap kredit macet BPR Serang bisa diturunkan walaupun ini pekerjaan rumah yang berat
“Harus bisa diturunkan. Tapi memang PR yang berat memang ini PR semua pihak ya. Memang PR gitu. Tapi itu kembali pada kinerja penagihan seperti itu,” pungkasnya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com







