Tirta Al Bantani Masuk Bisnis AMDK, Pelayanan Air Bersih ke Masyarakat Berkurang?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:46

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi: Pelayanan air bersih kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, meskipun Tirta Al Bantani tengah mengembangkan bisnis air minum dalam kemasan. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kerja sama operasi (KSO) antara Perumda Air Minum Tirta Al Bantani Kabupaten Serang dan PT Michigan Quality Water untuk pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Ratu pada prinsipnya diperbolehkan berdasarkan sejumlah regulasi yang mengatur pengelolaan sumber daya air dan badan usaha milik daerah.

Namun, pemanfaatan air untuk kegiatan usaha tersebut tidak boleh mengurangi fungsi utama pelayanan air bersih kepada masyarakat. Prinsip itu ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.

Dalam kedua regulasi tersebut disebutkan bahwa kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat serta pelayanan air minum harus menjadi prioritas sebelum pemanfaatan air untuk kepentingan usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan pabrik AMDK Tirta Ratu sendiri ditandai dengan groundbreaking di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (4/6/2026). Air baku yang akan digunakan berasal dari sumber mata air Sukacai dan Citaman di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Serang, Febriyanto, menilai kerja sama tersebut sebagai langkah positif untuk mempercepat pengembangan usaha Perumda Tirta Al Bantani.

“Kalau kita lihat dari segi akselerasi, ini positif. Selama ini core business Tirta Al Bantani lebih fokus pada layanan air. AMDK ini merupakan pengembangan usaha yang selama ini belum terwujud,” kata Febriyanto, Sabtu (6/6/2026).

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen
Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Redaksi masih menghimpun data, dokumen, dan keterangan dari pihak terkait untuk memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berimbang.

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:05

Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:55

Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:47

Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51

Tulang Punggung Ekonomi Banten Ditopang Industri, Sektor Primer Tertinggal di Tengah Potensi Besar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Berita Terbaru

Exit mobile version