Membangun Media di Tengah Runtuhnya Kepercayaan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Total Banten, Engkos Kosasih. (Dok)

Pendiri Total Banten, Engkos Kosasih. (Dok)

Saya juga dibesarkan oleh orang tua yang mengajarkan satu hal penting: jangan pernah mengeluh kepada hidup. Saya diajarkan untuk terus berjuang tanpa batas, menghadapi keadaan dengan kepala tegak, dan tidak tunduk pada kelemahan.

Didikan itu tertanam kuat dalam diri saya hingga hari ini. Bahwa lelaki tidak diukur dari seberapa sering ia bicara tentang mimpinya, tetapi seberapa kuat ia bertahan memperjuangkannya.

BACA JUGA :  Majalah Total Banten Edisi 51 Membahas Retribusi Sampah hingga Badak Jawa

Karena itu saya memilih untuk terus berjalan. Terus belajar. Terus bertumbuh. Saya percaya keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, melainkan alasan untuk bekerja lebih keras dan berpikir lebih tajam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya mungkin tidak memiliki kekuatan besar, tetapi saya memiliki keyakinan bahwa media yang dibangun dengan integritas akan selalu memiliki tempat di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Edisi 52 Membahas Darurat Sampah Tangsel - Ekspansi Bisnis Agung Sedayu di Banten

Melalui Total Banten, saya ingin menghadirkan karya jurnalistik yang tidak sekadar cepat, tetapi juga bertanggung jawab. Jurnalisme yang dapat dipertanggungjawabkan secara data, etik, dan hukum.

Sebab saya percaya media bukan hanya alat penyampai informasi, melainkan benteng terakhir akal sehat publik di tengah banjir informasi yang semakin kehilangan arah.

Mungkin langkah ini masih kecil. Mungkin perjalanan ini masih panjang dan penuh ketidakpastian. Namun saya percaya satu hal: selama masih ada keberanian untuk belajar, keteguhan untuk bertahan, dan integritas untuk menjaga kebenaran, maka harapan itu tidak akan pernah mati.

BACA JUGA :  Desa yang Tertinggal Sendirian di Serang

Sebab pada akhirnya, membangun media bukan hanya tentang bisnis atau popularitas. Ini adalah tentang menjaga nurani publik agar tidak runtuh sepenuhnya di tengah zaman yang semakin gaduh. (Engkos Kosasih)

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa yang Tertinggal Sendirian di Serang
Redaksi terbuka terhadap kiriman opini, esai, artikel, dan karya tulis lainnya dari publik. Kirimkan tulisan terbaik Anda melalui email redaksi kami untuk menjadi bagian dari ruang gagasan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:25

Desa yang Tertinggal Sendirian di Serang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:17

Membangun Media di Tengah Runtuhnya Kepercayaan Publik

Berita Terbaru