Ia menambahkan, konsep retreat dipilih agar peserta tidak sekadar menerima materi, tetapi juga mengalami proses diskusi yang mendalam, membangun jejaring, serta menguji kembali cara pandang dalam melihat realitas sosial.
“Jurnalisme bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga tanggung jawab intelektual. Di sinilah pentingnya nalar agar jurnalis tetap objektif dan tidak terjebak dalam bias,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Kopi Nalar adalah sekumpulan individu yang berdedikasi untuk mengembangkan potensi nalar dan kemampuan berpikir kritis dalam diri setiap anggotanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dunia yang terus berubah dengan cepat, Kopi Nalar menyadari bahwa kemampuan untuk berpikir secara rasional, logis, dan objektif adalah kunci untuk bertahan hidup dan berkembang.
Editor : Imam Maulana