Di balik itu, ada kerja kolektif lintas sektor pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pelaku usaha wisatayang memastikan liburan berjalan aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, kunjungan wisata pada tahun ini lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Terima kasih atas koordinasi, komunikasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan liburan Lebaran tahun ini,” ungkapnya.
Dampak keramaian itu juga terasa hingga ke sektor perhotelan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, menyebut okupansi hotel sempat melonjak tajam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemudian pada 22 sampai 24 Maret 2026 rata-rata mencapai 90 sampai 100 persen. Sedangkan untuk Rabu, 25 Maret 80 sampai 90 persen,” ujarnya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com








