Ratusan Reklame Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Tangsel Kecolongan Retribusi?

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiang reklame di Tangsel, (Doc)

Tiang reklame di Tangsel, (Doc)

TOTALBANTEN.COM, TANGSEL – Dugaan praktik penghindaran retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) mencuat di Kota Tangerang Selatan. Ratusan bangunan reklame permanen diduga berdiri hanya bermodal izin penyelenggaraan reklame, tanpa mengantongi PBG.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jumlah papan reklame permanen di Kota Tangsel diperkirakan mencapai lebih dari 500 unit. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 128 bangunan yang tercatat memiliki PBG.

BACA JUGA :  Potensi Retribusi Sampah di Kota Tangerang Diduga Menguap Rp129 Miliar

Kondisi itu memunculkan dugaan adanya modus “kemplang” retribusi PBG oleh sebagian pengusaha reklame.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lapangan, misalnya di sepanjang Jalan Pahlawan Seribu, kawasan pusat bisnis BSD, puluhan reklame raksasa berdiri menjulang. Mulai dari billboard konvensional hingga videotron yang aktif menayangkan iklan komersial.

Ironisnya, dari deretan reklame tersebut, hanya satu bangunan yang diketahui memiliki PBG. Yakni videotron di perempatan German Center BSD yang berdiri di atas lahan taman kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Menganalisis Kinerja Fiskal: Realisasi Pajak Daerah Lebak Capai Rp142 Miliar hingga Agustus

Sumber internal di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang Selatan membenarkan kondisi tersebut.

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru