Menurut Dadan, kepemimpinannya akan difokuskan pada kerja politik jangka panjang. Konsolidasi struktur, penguatan kader hingga tingkat desa, serta penyusunan agenda politik yang menyentuh kebutuhan rakyat Lebak menjadi menu utama.
Ia menegaskan, PAN Lebak harus keluar dari jebakan politik elitis dan kembali membumi.
“Politik itu soal keberpihakan. Kalau PAN mau besar di Lebak, kader harus hadir di tengah persoalan rakyat—petani, nelayan, UMKM, dan anak muda,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dadan juga menyebut Pemilu 2029 sebagai momentum pembuktian. Di bawah kepemimpinannya, PAN Lebak ditargetkan tak sekadar menjadi peserta pemilu, tetapi pemain yang diperhitungkan.
“Kami tidak hanya ingin eksis di panggung politik, tetapi kami akan menjadi bagian penentu arah kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” pungkas Dadan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






