Bagi warga sekitar, bangunan tersebut menjadi simbol yang ambigu, negara hadir secara fisik, tetapi tidak secara fungsi.
Menurut Mansur, meski KEK Tanjung Lesung juga tak jelas sepeti apa. Namun kehadiran Polisi di sana dapat membawa aura keamanan yang dibutuhkan wisatawan.
“Jalan menuju Tanjung Lesung gelap, tidak ada petugas kemanan yang berpatroli di sini karena jauh,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mansur mengaku warga sebenarnya berharap bangunan itu bisa dimanfaatkan kembali.
“Sayang kalau dibiarkan. Bangunannya masih bagus. Kalau difungsikan lagi kan bisa membantu keamanan di sini,” katanya.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Kepolisian mengenai status operasional pos tersebut maupun rencana pemanfaatannya ke depan.
Editor : Imam Maulana






