Jalan Rusak di Pasar Kemis Telan Korban, Warga Desak Pemkab Tangerang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tanggerang Mendesak Pemerintah Daerah Segera Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Kemis, Menyebabkan Empat Nyawa Hilang dalam 13 Hari.

Warga Tanggerang Mendesak Pemerintah Daerah Segera Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Kemis, Menyebabkan Empat Nyawa Hilang dalam 13 Hari.

TOTALBANTEN.COM,SERANG – Kerusakan parah di Jalan Raya Pasar Kemis telah berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan, Dalam 13 hari terakhir, empat pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan yang diduga kuat dipicu kondisi jalan berlubang dan tidak rata.

Seluruh korban merupakan pengendara motor yang terlibat kecelakaan dengan kendaraan bertonase besar, seperti truk molen dan dump truk. Rentetan kecelakaan maut itu terjadi sejak awal Februari 2026 dan menimbulkan keresahan warga.

BACA JUGA :  Warga Binong Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Hasil Aspirasi DPRD Kabupaten Tangerang

Insiden pertama terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026. Seorang perempuan berusia 42 tahun tewas setelah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk molen di depan PT Victory Chingluh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam hari kemudian, Sabtu, 7 Februari 2026, seorang perempuan lain meninggal di tempat setelah diduga kehilangan kendali akibat jalan rusak dan menabrak dump truk.

BACA JUGA :  Ironi Kabupaten Tangerang; Punya Kawasan Industri, Tapi Ada 21 Ribu Siswa SMP Putus Sekolah!

Kecelakaan kembali terjadi pada Rabu malam, 11 Februari 2026. Seorang pria yang belum diketahui identitasnya tewas setelah terlibat tabrakan dengan truk. Insiden terbaru berlangsung pada Jumat pagi, 13 Februari 2026.

Seorang siswi SMA kelas 12 yang tengah berangkat ke sekolah tewas di lokasi setelah sepeda motornya terlibat kecelakaan dengan truk molen.

BACA JUGA :  Asap Kebakaran Paksa 192 Warga Mengungsi, Anggota DPRD Banten Turun ke TPA Jatiwaringin

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page