Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan sangat memprihatinkan. Lubang menganga terlihat hampir di setiap titik, baik di tengah maupun di sisi jalan, dengan kedalaman sekitar 15 hingga 25 sentimeter. Kondisi ini memaksa pengendara melaju perlahan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Jalan Raya Pasar Kemis merupakan jalur utama penghubung kawasan industri Pasar Kemis dengan wilayah Rajeg. Setiap hari, jalan sepanjang sekitar 6 hingga 8 kilometer ini dilalui ribuan pekerja, pelajar, dan kendaraan berat. Di sepanjang ruas jalan juga berdiri pertokoan, perumahan, serta kawasan industri, yang membuat lalu lintas selalu padat dan berisiko.
Warga setempat mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Herni (35) mengatakan lubang-lubang di Jalan Raya Pasar Kemis telah lama menjadi ancaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap hari orang harus ekstra hati-hati, tapi tetap saja kecelakaan terjadi. Kami sangat cemas, apalagi anak-anak yang berangkat sekolah,” kata Herni keoada wartawan, Jumat, 13 Februari 2026.
Hal senada disampaikan Aini (29), pengguna jalan yang bekerja di sekitar lokasi.
Ia menyebut kondisi jalan sangat berbahaya, terutama pada malam hari.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya