“Kita masih melihat dinamika di lapangan. Semua masukan dari pedagang akan menjadi bahan evaluasi,” ujarnya.
Nanang menyebut salah satu opsi yang dibahas adalah membuka akses kendaraan pada hari kerja dan membatasi hanya pada akhir pekan atau jam tertentu. Keputusan akhir, kata dia, menunggu arahan Wali Kota Serang.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil menjelaskan pembatasan kendaraan merupakan bagian dari penataan kawasan dan upaya membentuk budaya tertib berlalu lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini masih tahap pengenalan konsep kawasan. Ke depan, prinsipnya akses kendaraan tetap dibuka normal, dengan pengaturan pada waktu-waktu tertentu,” ujarnya.
Ia mengakui kebijakan tersebut berdampak pada pedagang, terutama karena waktu penutupan bertepatan dengan jam kedatangan pembeli setelah bekerja.
“Banyak pelanggan datang sore. Ketika akses ditutup, mereka memilih tidak jadi belanja,” kata Wahyu.
Editor : Engkos Kosasih
