Menyoal Sekat Kerjasama Sampah di TPA Cilowong, Mengapa Hanya Tangsel?

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Penolakan Warga Atas Kiriman Sampah dari Tangerang Selatan. (Dok. Totalbanten.com)

Aksi Penolakan Warga Atas Kiriman Sampah dari Tangerang Selatan. (Dok. Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Persoalan sampah bukan lagi sekadar urusan membuang sisa rumah tangga, melainkan tentang kolaborasi strategis antar-wilayah.

Saat ini, Pemerintah Kota Serang tengah menjalin sinergi pengelolaan sampah dengan tetangganya, mulai dari Kabupaten Serang, Kota Cilegon, hingga Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepala UPT TPA Cilowong, Agam, mengungkapkan bahwa aktivitas pengiriman sampah dari wilayah mitra kini menjadi rutinitas harian.

Dari kerjasama ini, Kota Serang sebenarnya memetik manfaat ekonomi berupa retribusi sebesar Rp317.000 untuk setiap ton sampah yang dikelola.

“Untuk Kabupaten Serang masih berjalan rutin. Sementara dengan Cilegon belum, nanti pas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL),” jelas Agam saat dihubungi, Jumat (9/1/2026).

Menyoal ‘Sekat’ dalam Kerjasama

BACA JUGA :  Tiga Pemuda Pengedar Barang 'Haram' Diringkus Satresnarkoba Polresta Serang Kota

Meski membawa potensi pendapatan daerah, perjalanan kerjasama ini tak sepenuhnya mulus. Muncul fenomena menarik di lapangan: gelombang protes warga terjadi, namun hanya menyasar sampah yang datang dari Kota Tangsel.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page