Ironi Anggaran Kebersihan Tangsel: Rp 22 Miliar Mengucur, Status Darurat Sampah Justru Meluncur

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup Serang berjanji akan Menertibkan Retribusi Sampah di  Kabupaten Serang!!

Dinas Lingkungan Hidup Serang berjanji akan Menertibkan Retribusi Sampah di Kabupaten Serang!!

– Fasilitas Biopori dan Maggot: Penutupan lubang biopori menelan Rp175,9 juta, ditambah pengadaan ember maggot F1 senilai Rp28 juta.

– Armada dan Modifikasi: Belanja modal motor roda tiga (Musrenbang) mencapai Rp2,1 miliar, dengan tambahan Rp180 juta khusus untuk pengadaan bak motornya.

Fokus anggaran juga menyasar pembangunan Rumah Kompos di Kelurahan Parigi, Pondok Aren. Proyek ini memakan biaya konstruksi Rp397 juta, mesin proses Rp379,3 juta, gergaji chainsaw Rp41,9 juta, bahkan hal-hal detail seperti tangga senilai Rp23,9 juta dan kacamata safety seharga Rp10,5 juta.

Anggaran Gemuk, Realitas Buntung

Ironisnya, kucuran dana miliaran rupiah ini kontras dengan kondisi lapangan. Penetapan status tanggap darurat pengelolaan sampah oleh Wali Kota Benyamin Davnie menjadi pengakuan tidak langsung bahwa manajemen sampah di Tangsel sedang berada di titik nadir.

Penulis

BACA JUGA :  50 Kendaraan Penunggak Pajak Terjaring Razia di Pandeglang

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page