Warga Keragilan ‘Ngadu’ ke DPRD Banten, Bingung soal Peralihan BPJS Mandiri ke PBI

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Keragilan 'Ngadu' ke DPRD Banten, Bingung soal Peralihan BPJS Mandiri ke PBI Reses DPRD provinsi Banten

Warga Keragilan 'Ngadu' ke DPRD Banten, Bingung soal Peralihan BPJS Mandiri ke PBI Reses DPRD provinsi Banten

TOTALBANTEN.COM. SERANG- Dalam agenda resesnya di Kampung Salikur, Desa Sukamaju, Kecamatan Kibin, Anggota DPRD Provinsi Banten, Umar bin Barmawi, menyerap langsung aspirasi masyarakat yang didominasi oleh keluhan seputar BPJS Kesehatan, pembangunan masjid, hingga kondisi rumah warga yang tidak layak huni. Jumat (24/10/2025).

“Hari ini kami dari DPRD Provinsi Banten melakukan kegiatan serap aspirasi masyarakat. Banyak masukan yang kami terima, terutama terkait BPJS Kesehatan dan fasilitas ibadah,” ujar Umar di sela kegiatan.

BACA JUGA :  DPRD Banten dan Kesbangpol Edukasi Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan kebingungan mereka terkait peralihan status BPJS Kesehatan dari peserta mandiri ke Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Umar, persoalan ini kerap muncul karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan otomatis kehilangan kepesertaan BPJS dari perusahaan.

“Peralihan BPJS mandiri ke PBI memang tidak mudah. Banyak masyarakat yang dianggap sudah mandiri, padahal mereka sebenarnya sudah tidak lagi bekerja. Ini menjadi beban tersendiri bagi warga,” jelas Umar.

BACA JUGA :  Umar Barmawi Janji Tindak Cepat Aspirasi Warga Baros

“Kami berharap ke depan ada kebijakan baru dari Pemerintah Provinsi Banten agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa kembali masuk dalam program PBI,” tambahnya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page