“Pak Gubernur lebih mementingkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Bangun Jalan Desa, Jalan Usaha Tani, dan ketahanan pangan. Itu yang menjadi konsentrasi utama,” ujarnya,
Di sisi lain, Sekda Banten juga menyoroti kerentanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banten yang selama ini didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor. Deden menilai, kebergantungan ini sudah mencapai titik jenuh.
“Apalagi sekarang tren mobil listrik dan motor listrik mulai masif. Itu akan memengaruhi pendapatan dari pajak kendaraan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menjaring sumber pendapatan baru dan menghindari ‘jebakan’ Pajak Kendaraan Bermotor, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) didorong untuk lebih kreatif mencari sumber pajak lain.
Kondisi fiskal Banten ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebelumnya, yang meminta Pemda untuk melakukan langkah antisipatif, termasuk efisiensi pada pos-pos seperti perjalanan dinas dan rapat, serta inovasi dalam mencari PAD.