Gus Pram juga membantah anggapan bahwa Cesium-137 bisa dijadikan pengawet makanan. Menurutnya, pengawet umumnya berasal dari natrium, sementara Cesium-137 memiliki fungsi dan sifat berbeda.
“Unsur ini berupa serbuk atau gas, sulit menempel pada makanan. Jadi tidak mungkin dipakai sebagai bahan pengawet,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses difusi zat radioaktif ini ke makanan membutuhkan kondisi suhu sangat tinggi.
“Secara praktis, mustahil digunakan untuk mengawetkan bahan pangan,” tambahnya.
Dampak Kesehatan dan Lingkungan
Gus Pram menjelaskan, bahaya Cesium-137 bergantung pada kadar dan bentuknya. Dalam jumlah kecil, baik padat maupun cair, zat ini relatif aman. Namun jika menyebar luas di udara, tanah, atau air, risikonya meningkat.
“Kalau langsung menyentuh kulit dalam dosis tinggi, dampaknya bisa berupa iritasi sampai kanker. Itu sebabnya masyarakat harus menjaga jarak aman,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya pemantauan ketat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







