Maulid Nabi di Ponpes Al-Fathaniyah Tengkele, Gubernur Banten dan Tokoh Lintas Agama Teguhkan Persatuan

Selasa, 9 September 2025 - 06:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Perkuat Pesantren

Gubernur menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperkuat peran pesantren. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga benteng akhlak generasi muda.

“Pesantren punya peran strategis membentuk karakter dan spiritualitas. Karena itu, kami sedang mengupayakan reaktivasi Biro Kesra agar pesantren di Banten lebih terfasilitasi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berpesan kepada para santri agar bersyukur bisa belajar di pesantren.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

“Selain ilmu pengetahuan, kalian ditempa dengan akhlak, disiplin, dan ibadah. Inilah bekal menjadi pemimpin Banten di masa depan,” tegasnya.

Pesan KH Matin Syarkowi: Persatuan dan Anti Fitnah

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Serang, KH Matin Syarkowi, menyampaikan tausiah penuh makna. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan.

“Kalau kita berkumpul begini, kulitnya berbeda, matanya berbeda. Tapi kita semua tetap satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa,” ujarnya.

BACA JUGA :  PBNU Terbelah Dua, A’wan NU KH Matin Syarkowi Ultimatum Pimpinan: Islah atau Mundur Demi Umat

Ia menambahkan, perbedaan adalah anugerah. Tanpa siang dan malam, tanpa laki-laki dan perempuan, kehidupan tidak akan berjalan seimbang.

KH Matin juga mengingatkan jamaah agar tidak tergoda pada gemerlap dunia. Ia menyinggung kisah Isra Mi’raj, ketika Rasul menolak panggilan seorang nenek berhias perhiasan.

“Itu simbol dunia yang sudah tua. Untung Rasul tidak menoleh. Kalau menoleh, kita semua bisa jatuh cinta dunia,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Lepas Armada Bantuan untuk Tangani Kerawanan Pangan

Ia kemudian berbagi pengalaman berkunjung ke rumah ibadah agama lain, termasuk gereja dan pura. Menurutnya, semua agama mengajarkan kesucian sebelum menghadap Tuhan.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page