Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Serang, Belasan Siswa Mual Usai Makan Telur Basi

Rabu, 3 September 2025 - 22:15

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dugaan Keracunan Makanan di SMPN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang. (Dok. TotalBanten.com)

“Kejadiannya memang betul kemarin, dan kami langsung merespons hal itu,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan, tim dari Dinkes Serang telah diterjunkan ke sekolah untuk melakukan investigasi dan pemeriksaan.

“Adapun untuk hasil pemeriksaannya, nanti kita beritahu secepatnya,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi untuk memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut. (Arp/Red)

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Dinkes Kabupaten Serang Salurkan Masker bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Tabrakan dengan Truk Boks di Depan KP3B, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Selasa, 8 September 2026 - 22:30

Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK

Selasa, 8 September 2026 - 22:00

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version