Empat Lahan Fasos-Fasum di Kabupaten Serang Dibangun, Tersebar di Empat Wilayah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penataan Bangunan PUPR Kabupaten Serang, Ade Irfansyah Saat Ditemui Di kantornya (dok;Ipung).

Kepala Bidang Penataan Bangunan PUPR Kabupaten Serang, Ade Irfansyah Saat Ditemui Di kantornya (dok;Ipung).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan pembangunan empat lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) akan dilaksanakan pada 2026.

Keempat proyek tersebut tersebar di empat wilayah berbeda, yakni Alun-Alun Pamarayan, Alun-Alun Ciomas, fasum Kecamatan Baros, serta fasum Kecamatan Cikande.

Kepala Bidang Penataan Bangunan, Ade Irfansyah, mengatakan pembangunan fasos-fasum tersebut menjadi bagian dari program pembangunan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang.

“Kalau untuk fasos-fasum tahun ini ada empat, Alun-Alun Pamarayan, kemudian nanti ada Alun-Alun Ciomas, terus fasum di Kecamatan Cikande sama Kecamatan Baros,” ujar Ade.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dilakukan, setiap paket pekerjaan harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari proses lelang, pendaftaran perusahaan, penetapan kontraktor hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA :  Lahan Fasos-Fasum Pamarayan Disulap Jadi Alun-Alun, Habiskan Anggaran Rp1 Miliar

“Proses untuk mendapatkan pelaksananya atau kontraktornya, karena kegiatan ini anggarannya bersumber dari APBD. Jadi setiap pelaksanaan pembangunan mendapatkan kontraktor itu melalui proses tender,” katanya.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page