Tangis Duwok Pecah di Ruang Sidang, Tiga Anak Menanti Kepastian Nasib

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Erwanto saat Memberikan Keterangan Pers di PN Pandeglang. (Guntur/Total Banten)

Kuasa Hukum Erwanto saat Memberikan Keterangan Pers di PN Pandeglang. (Guntur/Total Banten)

TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG – Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Pandeglang mendadak hening ketika isak tangis Tarmudin alias Duwok pecah. Pria paruh baya itu tak lagi mampu menahan emosinya saat mendengar kuasa hukumnya membacakan nota pembelaan atau pledoi, Kamis (9/6/2026).

Di hadapan majelis hakim, Duwok yang selama ini lebih banyak tertunduk, terlihat menyeka air mata berulang kali. Bukan ketika uraian pasal demi pasal dibacakan, melainkan saat pembelaan menyentuh kisah keluarganya—tentang istrinya yang meninggal dunia di tengah proses hukum yang menjeratnya dan tentang tiga anak yang kini harus menjalani hidup tanpa kedua orang tuanya.

BACA JUGA :  Pembekalan Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Kota Cilegon Berjalan Lancar

Tangis itu seolah menjadi luapan beban yang selama berbulan-bulan dipendam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duwok merupakan terdakwa dalam perkara pembunuhan yang terjadi di Kampung Rancasadang, Desa Cikalong, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, pada 27 Oktober 2025. Peristiwa berdarah itu dipicu perselisihan terkait aktivitas jual beli hasil kelapa sawit.

Namun dalam nota pembelaan yang dibacakan tim kuasa hukum, fokus tidak hanya tertuju pada konstruksi hukum perkara. Ada sisi lain yang turut disampaikan kepada majelis hakim, yakni kondisi keluarga yang ditinggalkan.

BACA JUGA :  Total 10 Raperda Disepakati DPRD Banten untuk 2026: Tujuh dari Dewan, Tiga Usulan Gubernur

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP
APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?
Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas
Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten
Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Berita Terbaru