Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah Saat Dikonfirmasi Angka Kesehatan Masyarakat Kabupaten Serang (Pung/totalbanten).

Namun, persoalan lebih besar terlihat pada kasus gizi kurang. Dalam periode yang sama, Dinkes mencatat sebanyak 4.006 anak atau sekitar 3,6 persen dari total sasaran balita mengalami gizi kurang.

Dari jumlah tersebut, baru 606 balita yang mendapatkan intervensi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan berbasis pangan lokal selama 56 hari melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas.

Keterbatasan anggaran disebut menjadi salah satu kendala sehingga intervensi belum menjangkau seluruh balita yang mengalami gizi kurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumlah gizi kurang dari Januari sampai dengan September 2026 sebanyak 4.006 anak dari 111.567 balita. Namun, belum semua mendapat intervensi gizi berupa PMT pemulihan pangan lokal selama 56 hari karena keterbatasan anggaran. Baru sebanyak 606 balita yang mendapatkan intervensi,” tutur Efrizal.

Ia menambahkan, penanganan tersebut dapat diintegrasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Data tersebut menunjukkan bahwa pemerataan intervensi gizi masih menjadi tantangan bagi Pemkab Serang. Dari 4.006 balita yang tercatat mengalami gizi kurang, baru 606 anak yang memperoleh PMT pemulihan selama 56 hari.

Artinya, masih terdapat 3.400 balita yang belum mendapatkan intervensi melalui program tersebut berdasarkan data yang disampaikan Dinkes.

Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu diikuti dukungan anggaran yang memadai, pendataan yang akurat, serta pemantauan berkala agar balita yang membutuhkan penanganan tidak terlewatkan.

Keberhasilan menekan stunting dan gizi buruk tidak hanya diukur dari jumlah program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana intervensi benar-benar menjangkau anak-anak yang membutuhkan. (ADV)

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi
Setahun Kasus Selly Mandek, Penyidik Polresta Tangerang Dipanggil Polda Banten
Rumah Tangga Memanas! Suami Laporkan Istri Atas Kasus Dugaan KDRT
Gerbong Mutasi Polda Banten Bergerak! Tujuh Jabatan Strategis Dirombak
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:34

Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version