TOTALBANTEN.COM, SERANG – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi perhatian DPRD Kabupaten Serang dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang 2027.
Melalui Badan Anggaran (Banggar), DPRD Kabupaten Serang berkomitmen mengawal usulan penguatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), khususnya untuk penyediaan Early Warning System (EWS) dan pemenuhan fasilitas penanganan kebencanaan.
Penguatan tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Serang memiliki sejumlah wilayah yang berhadapan dengan berbagai potensi bencana, mulai dari tsunami, banjir, longsor, hingga pergeseran tanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, mengatakan sistem peringatan dini menjadi salah satu komponen penting dalam upaya mitigasi bencana.
“Ternyata BPBD itu memiliki kekurangan-kekurangan terhadap early warning system kebencanaan. Baik tsunami, kemudian pergeseran tanah, longsor dan lain sebagainya,” kata Ulum, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, keberadaan EWS dapat membantu pemerintah dalam memperoleh informasi lebih awal mengenai potensi bencana sehingga langkah mitigasi dan penyelamatan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat.
“Bagaimana kemudian bisa memitigasi masyarakat untuk persoalan kebencanaan kalau EWS sendiri tidak dimiliki oleh BPBD. Salah satu indikasi BPBD mengetahui akan adanya terjadi kebencanaan itu kan dari EWS itu,” ujarnya.
Banggar DPRD Kabupaten Serang belum menetapkan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk EWS. Kebutuhan tersebut masih akan dikaji bersama BPBD berdasarkan jenis bencana, jumlah titik yang membutuhkan sistem peringatan dini, serta spesifikasi peralatan yang diperlukan.
Ulum mengatakan kebutuhan EWS tidak hanya berkaitan dengan potensi tsunami, tetapi juga jenis bencana lainnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya