Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karang Taruna Kecamatan Pulo Ampel Bahas Tambang bersama Dinas ESDM Provinsi Banten. Dok (Dir/Totalbanten.com).

Karang Taruna Kecamatan Pulo Ampel Bahas Tambang bersama Dinas ESDM Provinsi Banten. Dok (Dir/Totalbanten.com).

Sementara itu, Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Banten, Dedi Hidayat, mengatakan pihaknya memahami adanya sejumlah persoalan yang disampaikan Karang Taruna terkait aktivitas pertambangan di Pulo Ampel.

Dedi menjelaskan, dalam kegiatan pertambangan terdapat kewajiban reklamasi. Namun, pelaksanaan reklamasi dapat dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu, terutama apabila lahan masih digunakan untuk aktivitas pendukung pertambangan.

“Reklamasi sebenarnya dilakukan bisa tahunan. Tapi dia enggak bisa melaksanakan reklamasi tahunan karena lokasinya masih digunakan, gudang, digunakan tempat parkir dan lain-lain,” kata Dedi pada saat audensi.

Menurutnya, ketika suatu area belum dapat direklamasi karena masih digunakan, perusahaan tetap dapat melakukan langkah penghijauan di lingkungan sekitar untuk mengurangi dampak aktivitas pertambangan.

“Paling tidak mereka wajib menghijaukan lingkungan sekitar. Dipindah dulu, biar mengurangi efek debu, panas, segala macam,” ujarnya.

Dedi menambahkan, terdapat mekanisme reklamasi pascatambang yang berbeda sesuai karakteristik kegiatan dan perizinannya. Ia mencontohkan kegiatan pertambangan pasir laut yang memiliki bentuk reklamasi pascatambang tersendiri.

BACA JUGA :  Pasca Lebaran, Riuh Wisata Serang: Pantai Jadi Primadona, Kunjungan Tembus 233 Ribu

Dalam konteks Pulo Ampel, Dedi mengatakan pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat, termasuk Karang Taruna, untuk ikut melakukan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan.

“Nah, intinya yang punya kebijakan kita. Karang Taruna bisa ikut melakukan pengawasan,” katanya.

Terkait aspirasi masyarakat mengenai kondisi tenaga kerja dan upah yang turut disampaikan dalam audiensi, Dedi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten.

BACA JUGA :  Perda Bangunan Gedung Direvisi, DPUPR Kabupaten Serang Target Rp25 Miliar dari PBG

Ia menyebut hasil evaluasi terhadap perizinan dan kondisi pertambangan di Pulo Ampel nantinya akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.

“Coba nanti kami diskusikan dengan Disnakertrans. Paling tidak nanti gambaran hasil yang sudah kita evaluasi terhadap izin yang di sana,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Bobol Warung di Kota Serang, 500 Bungkus Rokok dan 20 Tabung Gas Dicuri, 4 Tersangka Diciduk

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page