Dinkes Kabupaten Serang Salurkan Masker bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 23:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Efrizal Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang (pung:totalbanten.com).

Efrizal Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang (pung:totalbanten.com).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Serang menyalurkan ratusan boks masker kepada masyarakat di Kecamatan Anyer dan Cinangka yang terdampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Bantuan tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan material vulkanik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Efrizal mengatakan, masker akan didistribusikan ke desa-desa di dua kecamatan yang dinilai terdampak signifikan oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BACA JUGA :  Penderitaan Warga Serang Berakhir, Jembatan Perintis "Titisan Nenek Moyang" Selesai Dibangun

Menurut dia, distribusi dilakukan dengan memperhitungkan jumlah desa dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendistribusikan masker ke desa-desa di dua kecamatan. Perhitungannya, setiap desa mendapatkan 25 boks kecil masker dengan isi 50 buah. Kalau tidak salah, jumlah desa di dua kecamatan sekitar 25 desa. Semua desa di sana mendapatkan bantuan,” kata Efrizal, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA :  Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah

Efrizal mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang belum dapat memberikan masker kepada seluruh penduduk secara individual. Namun, pemerintah berupaya memastikan setiap rumah tangga memiliki persediaan masker yang dapat digunakan ketika warga harus beraktivitas di luar rumah.

“Kami pagi tadi rapat dengan semua kepala bidang untuk menghitung kebutuhan berdasarkan jumlah penduduk. Memang belum bisa diberikan satu per satu kepada seluruh masyarakat, tetapi yang penting setiap rumah memiliki masker. Ketika harus keluar rumah, masyarakat bisa menggunakannya,” ujar Efrizal.

BACA JUGA :  Dinkes Kabupaten Serang Investigasi Kasus Keracunan MBG di SMPN 1 Kramatwatu

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Tabrakan dengan Truk Boks di Depan KP3B, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi
Jutaan Warga Banten Ikuti CKG, Muhibbin; Jangan Berhenti pada Pemeriksaan Massal
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Selasa, 8 September 2026 - 22:30

Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK

Selasa, 8 September 2026 - 22:00

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page