TOTALBANTEN.COM, SERANG – Penderitaan warga yang harus memutar jalan berjam-jam akhirnya berakhir, setelah jembatan yang dijuluki sebagai “titisan nenek moyang” selesai dibangun.
Bagi warga Kampung Kemuning, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, jembatan itu bukan sekadar penghubung dua wilayah. Jalur tersebut menjadi akses utama menuju tempat kerja, sekolah, hingga lahan pertanian.
Selama jembatan tidak dapat digunakan, aktivitas warga terganggu karena harus mengambil jalur alternatif yang jauh lebih panjang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak kecil saya sudah melihat jembatan itu. Umurnya memang sudah sangat tua, jadi wajar kalau akhirnya roboh,” kata Ketua RW Kampung Kemuning, Sumintra, saat ditemui di lokasi, Selasa (4/8/2026).
Sumintra mengaku bersyukur pembangunan jembatan akhirnya terealisasi.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







