Selain persoalan PAD, mahasiswa menyoroti anggaran peningkatan kapasitas anggota DPRD Pandeglang.
Mereka meminta anggaran tersebut dihapus dengan alasan terdapat kebutuhan lain yang dinilai lebih mendesak dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami menuntut DPR menghapus anggaran peningkatan kapasitas anggota DPRD sebesar Rp1,1 miliar,” ujar Ila.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah berlangsungnya aksi, pimpinan DPRD Pandeglang menemui massa mahasiswa. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menerima tuntutan yang disampaikan sekaligus merespons aspirasi para demonstran.
Aksi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah tuntutan mahasiswa terkait pengawasan dan pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Pandeglang.
Editor : Engkos Kosasih







