“Kalau masyarakat mengatakan tidak, jangan kemudian pendekatannya hanya diarahkan pada bagaimana tanah itu bisa dibeli. Yang harus dicari tahu adalah mengapa masyarakat menolak dan apa yang menjadi kekhawatiran mereka,” katanya.
Ia mendorong adanya ruang dialog yang mempertemukan masyarakat, pemerintah, dan pihak investor. Forum tersebut penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai proyek, termasuk tujuan pembangunan, luas dan lokasi lahan, manfaat ekonomi, dampak lingkungan, skema pengadaan tanah, hingga bentuk keterlibatan masyarakat.
“Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang memadai, sementara investor juga memperoleh kepastian mengenai kondisi sosial di wilayah yang akan menjadi lokasi proyek,” terangnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Diminta Menjadi Jembatan
Engkos juga meminta pemerintah menjalankan posisi yang proporsional dalam proses tersebut.
Menurut dia, pemerintah memiliki kepentingan untuk mendorong investasi dan pembangunan energi terbarukan. Namun, pada saat yang sama, pemerintah juga memiliki tanggung jawab memastikan hak masyarakat terlindungi.
“Pemerintah seharusnya menjadi jembatan antara investor dan masyarakat, bukan menjadi pihak yang membuat masyarakat merasa didorong untuk menjual tanahnya,” ujar dia.
Ia menilai, apabila dialog berjalan terbuka dan masyarakat memahami manfaat serta risikonya, masih terbuka kemungkinan menemukan titik temu yang dapat diterima kedua belah pihak.
“Kalau memang proyek ini baik dan strategis, jelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Kalau ada kekhawatiran, jawab dengan data. Kalau ada dampak, siapkan mitigasinya. Kalau masyarakat membutuhkan manfaat langsung, pikirkan skema yang adil,” katanya.
Menurut Engkos, prinsip tersebut penting agar investasi tidak hanya dinilai berhasil ketika proyek selesai dibangun, tetapi juga ketika keberadaannya dapat diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







