Nelayan Kota Serang Protes Alokasi Insentif Pajak dan Retribusi Rp21,76 Miliar; Harusnya Gaji Saja Cukup

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kota Serang, Sumantri, Saat memberikan keterangan kepada pers, Dok (Totalbanten.com)

Warga Kota Serang, Sumantri, Saat memberikan keterangan kepada pers, Dok (Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Bagi seorang nelayan di Kota Serang seperti Sumantri, membayar pajak adalah kewajiban yang tak bisa ditawar, meski penghasilannya pas-pasan dan kebutuhan hidup terus bertambah.

Karena itu, ketika mengetahui Pemerintah Kota Serang mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk insentif pemungutan pajak dan retribusi, ia mempertanyakan urgensi penggunaan uang rakyat tersebut.

Berdasarkan penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Serang mengalokasikan sekitar Rp21,76 miliar untuk insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,86 miliar dialokasikan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang. Di sisi lain, anggaran untuk belanja bantuan sosial bagi warga miskin lebih rendah hanya sekitar Rp543,8 juta.

Perbandingan itulah yang menyulut perhatian Sumantri. Bagi Sumantri, persoalannya bukan semata-mata soal besar atau kecilnya anggaran. Ia ingin belanja pemerintah lebih dekat dengan kebutuhan warga yang masih menghadapi kesulitan ekonomi.

BACA JUGA :  Nekat Beraksi Siang Bolong! Motor Scoopy Raib Digondol Maling Saat Pemilik Belanja di Minimarket

Ia pun mempertanyakan pemberian insentif kepada kepala daerah yang telah memperoleh penghasilan sebagai pejabat publik.

“Seharusnya mah hal seperti itu enggak masuk ke mereka, karena dia pun dari gaji sudah cukup. Buat apa mengharapkan insentif seperti itu,” katanya, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, kebutuhan masyarakat masih cukup besar. Kelompok seperti nelayan, kata dia, masih membutuhkan perhatian pemerintah, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar.

BACA JUGA :  "Gak Ada Kerasa Apa-apa": Suara Sumbang Warga di HUT Banten ke-26

“Kalau melihat kondisi nelayan seharusnya dia punya hati, turun. Kita kan memintanya enggak muluk-muluk, tidak harus besar. Kalau bantuan buat nelayan, berupa sembako apa pun itu,” kata Sumantri.

Meski mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut, Sumantri mengaku tetap menjalankan kewajibannya sebagai warga negara.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page