Kadinkes Banten Viral Lagi, Pengamat Sarankan Konsultasi ke Psikiater

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti, kembali menjadi sorotan setelah video percakapannya dengan wartawan viral di media sosial. Pengamat Adib Miftahul menyarankannya pergi ke psikiater. (Dok)

Kepala Dinas Kesehatan Banten, Ati Pramudji Hastuti, kembali menjadi sorotan setelah video percakapannya dengan wartawan viral di media sosial. Pengamat Adib Miftahul menyarankannya pergi ke psikiater. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Astuti, kembali menjadi sorotan setelah video percakapannya dengan wartawan viral di media sosial.

Dalam percakapan itu, wartawan menanyakan terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengadaan videotron Rp2,77 Miliar di lingkungan Dinas Kesehatan Banten tahun anggaran 2025.

Dalam potongan video yang beredar, Ati terdengar mengucapkan kalimat, “Banyak bener sih lu, ah udah tuh,” sebelum meninggalkan lokasi wawancara di KP3B, Rabu (8/7/2026).

Ati tidak hanya menunjukkan keberatannya terhadap pertanyaan yang diajukan, tetapi juga menilai wartawan terus mengulang pertanyaan yang sama.

“Janji lu sebentar, itu biasa. Gitu aja didokumentasiin, enggak apa-apa kok. Tapi lu jahat, siapa nama kamu?” kata Ati kepada wartawan.

Ketika wartawan menjelaskan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas jurnalistik, Ati kembali merespons.

BACA JUGA :  Skandal Pelecehan Seksual di SMPN Tangerang: Oknum Wakepsek Diduga Berulang Kali Cabuli Siswa Sesama Jenis

“Ya biasa aja. Tapi jangan terus-terusan. Maksud saya, udah dong. Boleh dong saya menyelesaikan, selesai?” ujarnya.

Sorotan terhadap gaya komunikasi Ati bukan kali pertama terjadi. Pada 2025, ia juga menjadi perhatian publik ketika dimintai klarifikasi mengenai temuan BPK.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga
Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut
Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah
Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih
Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah
DLHK Banten Temukan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciujung, PT Cipta Paperia Disorot
LPTQ Tangsel Kantongi Hibah Rp22 Miliar, Mengapa Prestasi MTQ Tak Kunjung Naik?

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:57

Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:25

Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:37

Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:03

Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih

Berita Terbaru