Data Perceraian di Banten Tinggi; Dipicu Perselisihan, Ekonomi, Judi Hingga Murtad

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perceraian. (Dok)

Ilustrasi Perceraian. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG — Perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus-menerus masih menjadi faktor dominan penyebab perceraian di Provinsi Banten. Data perkara perceraian menunjukkan sebagian besar pasangan yang berpisah mengakhiri rumah tangganya setelah mengalami konflik berkepanjangan yang tidak terselesaikan.

Berdasarkan data akumulasi kabupaten dan kota di Banten tahun 2025, tercatat 15.400 perkara perceraian dengan berbagai faktor penyebab. Dari jumlah tersebut, 12.134 kasus atau sekitar 78,8 persen dipicu oleh perselisihan dan pertengkaran terus-menerus.

BACA JUGA :  Setu Fest 2025: Dari Ekonomi Lokal hingga Koperasi Merah Putih

Sementara itu, faktor ekonomi menjadi penyebab terbesar kedua dengan 2.115 kasus atau sekitar 13,7 persen dari total perkara perceraian yang tercatat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini menunjukkan bahwa persoalan rumah tangga tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi finansial, tetapi juga oleh kualitas komunikasi dan kemampuan pasangan dalam menyelesaikan konflik.

BACA JUGA :  Reses Umar Barmawi Diserbu Aspirasi Jalan Rusak Hingga Persoalan Ekonomi

Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah perkara perceraian tertinggi di Banten, yakni 4.015 kasus. Dari jumlah tersebut, 3.128 kasus disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, sedangkan 543 kasus dipicu oleh faktor ekonomi.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : BPS Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:49

Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Selasa, 8 September 2026 - 22:30

Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK

Selasa, 8 September 2026 - 22:00

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page