APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026, Dok (Ist/Totalbanten.com)

Ilustrasi : APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026, Dok (Ist/Totalbanten.com)

“Daerah tetap harus memiliki pegawai, jangan sampai dikorbankan. Tetapi Pemerintah Kabupaten Lebak harus memiliki instrumen pengukuran kinerja yang jelas dan terukur. Jangan sampai belanja pegawai besar, tetapi kualitas maupun kuantitas kinerjanya tidak optimal,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga harus mengevaluasi efektivitas kinerja ASN maupun PPPK yang dibiayai negara.

“Kemarin ada opsi bahwa PPPK akan ditanggung pemerintah pusat. Tetapi yang terpenting bukan hanya soal siapa yang membayar, melainkan bagaimana kinerja pegawai tersebut diukur. ASN maupun PPPK harus memiliki indikator kinerja yang jelas sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat kehadiran mereka,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD Ikut Menikmati Puluhan Miliar Rupiah

Selain belanja pegawai, APBD Lebak juga mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk kebutuhan DPRD.

Gaji dan berbagai tunjangan DPRD mencapai sekitar Rp32,95 miliar. Anggaran tersebut mencakup tunjangan kesejahteraan, tunjangan transportasi, tunjangan komunikasi intensif, hingga tunjangan reses.

Selain itu terdapat dana operasional pimpinan DPRD sebesar Rp252 juta.
Secara keseluruhan, lebih dari Rp33 miliar APBD dialokasikan untuk kebutuhan yang melekat pada lembaga legislatif.

Redaksi sudah melakukan upaya untuk konfirmasi pada Bupati Lebak hingga Kepala BPKAD melalui pesan singkat. Namun hingga berita ini ditayangkan belum direspon.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page