Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni Bersama Siswa Sekolah Menengah Atas di Banten

Gubernur Banten Andra Soni Bersama Siswa Sekolah Menengah Atas di Banten

TOTALBANTEN.COM, SERANG— Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatatkan pertumbuhan positif pada sejumlah indikator pembangunan manusia sepanjang tahun 2025. Salah satu capaian yang menonjol adalah peningkatan rata-rata lama sekolah (RLS) serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tren positif ini berjalan beriringan dengan intervensi kebijakan perluasan akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis yang turut menyasar sekolah swasta.

Berdasarkan data BPS, rata-rata lama sekolah di Provinsi Banten pada tahun 2025 tumbuh menjadi 9,56 poin, naik dari tahun sebelumnya yang berada di angka 9,23 poin. Sektor pendidikan yang membaik ini turut mengerek angka IPM Banten di tahun yang sama menjadi 77,25 poin, meningkat dari capaian tahun 2024 sebesar 76,35 poin.

BACA JUGA :  Diresmikan Jadi Destinasi Wisata, Status Penguasaan Pulau Lima oleh Swasta Dipertanyakan

Perbaikan indikator makro tersebut salah satunya ditopang oleh kebijakan jaminan pembiayaan pendidikan. Pada tahun pertama penerapannya di 2025, program bantuan ini telah menjangkau sekitar 801 sekolah swasta tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) dengan total penerima manfaat mencapai 60.705 siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memperkuat Daya Saing Swasta

BACA JUGA :  Banten dan DKI Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Batas demi Atasi Banjir dan Sampah

Memasuki tahun kedua, skema penjaminan biaya bagi sekolah swasta ini diperluas. Intervensi anggaran tidak hanya diberikan untuk siswa kelas X, melainkan bertambah hingga kelas XI dengan kuota yang sama.

Selain itu, pada tahun ajaran 2026/2027, Pemerintah Provinsi Banten memperluas sasaran dengan menggratiskan biaya pendidikan di jenjang Madrasah Aliyah (MA) swasta untuk seluruh tingkatan kelas, dengan target penerima manfaat mencapai 10.000 siswa.

Kebijakan yang diinisiasi oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah ini dinilai mulai mengubah peta peminat sekolah. Lembaga pendidikan swasta yang selama ini sering kesulitan menjaring siswa akibat kendala biaya, kini mulai mengalami pemulihan roda operasional.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni: Kebudayaan Bukan Sekadar Kenangan, Tapi Energi Baru Ekonomi Masa Depan!

Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Buyung Tarmidzi, mengungkapkan bahwa sebelum adanya program ini, jumlah pendaftar baru di sekolahnya cenderung minim, berkisar di angka 60 siswa.

“Namun, setelah adanya Program Sekolah Gratis tahun lalu, jumlah pendaftar kelas X meningkat menjadi 90 siswa. Total siswa kami saat ini mencapai 146 orang,” ujar Buyung.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP
APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?
Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten
Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak
Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20

Kontruksi Reklame Butut dan Ilegal Bertengger di Pandeglang, Dewan Semprot DPMPTSP

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Berita Terbaru