“Sudah sesuai SOP. Kami lakukan pengecekan dan lapor ke Dinkes karena Aulia di bawah Dinkes, dan lapor ke Polsek Menes,” katanya.
Rita juga menyebut RSUD Aulia secara rutin diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat setiap tahun. Menurut dia, tidak ada temuan terkait pengelolaan obat dalam hasil audit sebelumnya.
Kasus hilangnya ratusan obat psikotropika ini kini dalam penanganan aparat kepolisian. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab hilangnya obat tersebut maupun pihak yang diduga bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : Imam Maulana







