“Mereka kadang menangis, melamun. Karena melihat adanya guncangan psikologis itu, masyarakat turun tangan membantu,” katanya.
Bagi keluarga Duwok, ruang sidang bukan hanya tempat menentukan nasib hukum seorang terdakwa. Di balik proses peradilan yang berjalan, ada masa depan tiga anak yang ikut menunggu putusan.
Tim kuasa hukum berharap majelis hakim mempertimbangkan seluruh fakta yang terungkap selama persidangan, termasuk aspek kemanusiaan yang menyertai perkara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka meminta agar putusan nantinya tidak hanya melihat peristiwa pidana yang terjadi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi keluarga yang kehilangan sosok pencari nafkah utama.
Di bangku pesakitan, Duwok kembali tertunduk. Sesekali ia mengusap wajahnya. Sementara di luar ruang sidang, tiga anaknya masih menanti kepastian tentang seperti apa kehidupan yang harus mereka jalani setelah palu hakim diketuk.
Editor : Engkos Kosasih