Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Khusus pada April 2026, kenaikan impor terutama dipicu oleh lonjakan impor migas yang mencapai US$893,20 juta atau sekitar Rp14,55 triliun, meningkat 77,38 persen dibandingkan April tahun lalu.

Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas, kelompok mesin dan pesawat mekanik (HS 84) mencatatkan kenaikan tertinggi. Nilai impornya bertambah US$1,25 miliar atau sekitar Rp20,3 triliun, meningkat 103,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, kelompok perhiasan dan permata (HS 71) mengalami penurunan terbesar dengan nilai mencapai US$420,24 juta atau sekitar Rp6,85 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan negara asal barang, Tiongkok masih menjadi pemasok terbesar impor nonmigas ke Banten dengan nilai mencapai US$2,92 miliar atau sekitar Rp47,6 triliun. Selanjutnya Australia sebesar US$1,99 miliar atau sekitar Rp32,4 triliun, serta Singapura sebesar US$1,36 miliar atau sekitar Rp22,1 triliun.

Menurut penggunaannya, impor bahan baku dan penolong masih mendominasi dengan nilai mencapai US$9,58 miliar atau sekitar Rp156,2 triliun. Sementara impor barang modal mencapai US$4,28 miliar atau sekitar Rp69,8 triliun, dan impor barang konsumsi sebesar US$1,07 miliar atau sekitar Rp17,4 triliun.

Besarnya porsi impor bahan baku dan barang modal menunjukkan aktivitas manufaktur dan investasi di Banten masih berjalan cukup kuat. Namun, kondisi tersebut sekaligus mencerminkan tingginya ketergantungan industri daerah terhadap pasokan dari luar negeri.

Ke depan, peningkatan daya saing industri lokal serta penguatan rantai pasok dalam negeri menjadi tantangan penting agar pertumbuhan ekspor dapat berlangsung lebih cepat dan mampu memperkecil defisit perdagangan yang masih membayangi perekonomian Banten.

Sumber Berita : BPS Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Justru Naik
Duh! Kredit Bermasalah BPR Kabupaten Serang Tahun 2026 Tembus Rp30 Miliar
Ribuan Koperasi di Banten Didorong Sokong Program Strategis Nasional
Kenaikan Dolar Tak Tampak di Desa, Tapi Terasa dalam Sebungkus Tempe di Serang
Pemkab Serang Baca Arah Ekonomi Lewat Sensus Tahun 2026
BUMDes Cilayang Kembangkan Ternak Ayam Petelur, Pemasaran Masih Jadi Tantangan
Bulog Serang Pastikan Stok Beras Aman Lebih dari Tiga Bulan Jelang Idul Adha
Bedah Strategi Monetisasi Platform Digital di Pekan Literasi Untirta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:18

Ekspor Banten Sentuh Rp20,6 Triliun pada April 2026, Impor Masih Tiga Kali Lipat Lebih Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:50

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Justru Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 20:23

Duh! Kredit Bermasalah BPR Kabupaten Serang Tahun 2026 Tembus Rp30 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47

Ribuan Koperasi di Banten Didorong Sokong Program Strategis Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00

Kenaikan Dolar Tak Tampak di Desa, Tapi Terasa dalam Sebungkus Tempe di Serang

Berita Terbaru

Exit mobile version