Serapan APBD Kabupaten Serang Baru 24,84 Persen, Didominasi Belanja Pegawai

Senin, 1 Juni 2026 - 16:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala BPKAD Kabupaten Serang, Agus Firdaus saa memberikan keterangan pers. (Dok)

Plt Kepala BPKAD Kabupaten Serang, Agus Firdaus saa memberikan keterangan pers. (Dok)

Menurutnya, rendahnya serapan pada belanja modal merupakan kondisi yang lazim terjadi pada awal tahun anggaran. Sebab, sebagian besar kegiatan pembangunan masih berada dalam tahap pengadaan barang dan jasa, proses lelang, hingga penandatanganan kontrak.

“Kalau belanja modal di triwulan pertama pasti rendah serapannya. Masih proses lelang, proses kontrak,” ujarnya.

Agus menjelaskan, OPD yang saat ini memiliki serapan relatif rendah umumnya merupakan perangkat daerah yang menangani pembangunan infrastruktur.

“OPD yang serapannya masih rendah tentunya OPD infrastruktur seperti DPUPR dan DPRKP karena memang masih berproses kontrak dan pelaksanaan pekerjaan fisik konstruksi,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut belum mengindikasikan adanya masalah dalam pelaksanaan program daerah. Berdasarkan hasil evaluasi terintegrasi pemerintah daerah, rata-rata progres kinerja kegiatan telah mencapai sekitar 38,7 persen.

BACA JUGA :  Tangis Duwok Pecah di Ruang Sidang, Tiga Anak Menanti Kepastian Nasib

“24,84 persen masih kategori normal, belum bisa dikategorikan deviasi karena secara keseluruhan hasil evaluasi terintegrasi rata-rata progres kinerja sudah di angka 38,7 persen. Artinya pekerjaan sedang berjalan,” jelas Agus.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page