Wagub Banten Dimyati: Tradisi Ngadu Bedug Harus Tetap Bergema di Tengah Perubahan Zaman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wagub Banten Dimyati Saat Gaungkan Tradisi Ngadu Bedug Harus Tetap Bergema di Tengah Perubahan Zaman

Ketua Asosiasi Seniman Bedug Kabupaten Pandeglang Endang Suhendar mengatakan, Gebrag Ngadu Bedug lahir dari tradisi masyarakat yang telah diwariskan lintas generasi. Menurutnya, bedug bukan sekadar alat musik, melainkan media komunikasi dan bagian dari kehidupan sosial masyarakat Pandeglang.

“Bedug bukan sekadar alat bunyi. Ia adalah bahasa kampung yang diwariskan lintas generasi,” katanya.

Sebanyak 20 Kampung Bedug dari berbagai wilayah di Pandeglang turut berpartisipasi dalam ajang ini. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pergerakan UMKM, perdagangan, ekonomi kreatif dan sektor pariwisata lokal.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pembukaan acara. Salah satunya Mardatillah Nabila (16), pelajar asal Kadulisung, yang datang bersama teman-temannya setelah mengetahui informasi kegiatan melalui media sosial.

“Ingin tahu budaya kita. Awalnya tahu di media sosial, akhirnya penasaran jadi datang nonton. Jadi nambah ilmu pengetahuan juga,” kata Nabila.

Semangat menjaga tradisi juga ditunjukkan peserta dari Kampung Cilaja. Koordinator kelompok, Mustori (40), mengatakan persiapan menghadapi Gebrag Ngadu Bedug 2026 dilakukan jauh hari melalui latihan rutin yang diperpadat menjelang perlombaan.

“Persiapan yang padat sekitar satu bulan. Sebelumnya kami latihan rutin seminggu sekali, lalu menjelang event latihan hampir setiap hari,” ujarnya.

Menurut Mustori, tradisi bedug di Kampung Cilaja awalnya digunakan untuk kegiatan keagamaan di masjid, terutama saat Ramadan dan malam takbiran, sebelum berkembang menjadi kesenian budaya masyarakat.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version