“Kalau berbicara kenaikan kurs dolar mungkin ada pengaruhnya, tetapi tidak signifikan. Karena mayoritas nasabah kami lebih banyak pada pembiayaan konsumtif dibanding sektor yang sangat bergantung terhadap kurs,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tekanan terhadap kualitas kredit lebih banyak berasal dari faktor internal ekonomi, termasuk perubahan regulasi pencadangan kredit serta kondisi debitur yang mengalami penurunan kemampuan bayar.
“Di samping sekarang ada regulasi terkait CKPN, kita juga melihat ada debitur dari kalangan karyawan swasta yang mengalami PHK,” kata Dadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mempercepat pemulihan, BPR Kabupaten Serang membentuk tim penanganan kredit bermasalah yang melibatkan unsur penagihan, pendamping hukum, hingga dukungan internal perusahaan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
