Tirta Al Bantani Serang Rancang Anak Perusahaan AMDK, Air untuk Rakyat atau Pasar?

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Tahunan Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang digelar di Aula Perumda Tirta Al Bantani, Rabu (20/5/2026).

Suasana Rapat Tahunan Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang digelar di Aula Perumda Tirta Al Bantani, Rabu (20/5/2026).

TOTALBANTEN.COM, SERANG –Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Al Bantani, Kabupaten Serang akan memperluas lini usahanya di luar layanan air bersih perpipaan.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut merencanakan pembentukan anak perusahaan yang akan mengelola sektor komersial, mulai dari produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), distribusi air curah, depot air isi ulang, hingga jasa pencucian kendaraan.

BACA JUGA :  Mobilitas Warga Melonjak, Polda Banten Siagakan 2.714 Personel untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Rencana itu disebut sebagai strategi diversifikasi usaha sekaligus upaya mengoptimalkan potensi sumber mata air di Desa Sukacai dan Desa Citaman, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Perumda Tirta Al Bantani, Eli Mulyadi, mengatakan gagasan pembentukan anak perusahaan telah memperoleh persetujuan prinsip dalam Rapat Tahunan Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang digelar di Aula Perumda Tirta Al Bantani, Rabu (20/5/2026).

BACA JUGA :  Buruh Kembali Tuntut Kenaikan Upah

“Pembentukan anak perusahaan ini merupakan bagian dari garis besar pengembangan diversifikasi usaha. Selama ini kami fokus pada pelayanan air bersih melalui perpipaan, ke depan kami ingin mengembangkan potensi sumber mata air di Baros agar memberikan nilai tambah ekonomi,” ujar Eli.

Menurut Eli, struktur anak perusahaan dipilih agar pengelolaan bisnis komersial berjalan lebih fleksibel dan tidak mengganggu fungsi utama perusahaan sebagai penyedia layanan air bersih.

BACA JUGA :  Gurita Bisnis Agung Sedayu Merangsek ke Serang Utara; 6.700 Hektare Lahan Disulap Jadi Kawasan Industri

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru