“Antisipasi banjir di wilayah timur, seperti di aliran Kali Angke, saat ini juga sedang berjalan. Kami mengapresiasi koordinasi Pemprov Banten yang juga melibatkan Pemprov DKI Jakarta, karena sistem aliran air ini saling terintegrasi,” kata Sachrudin.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menambahkan bahwa proyek normalisasi ini dirancang agar sebagian debit air dari Sungai Cirarab dapat dialirkan dan diparkir sementara di Situ Bulakan. Mengenai penataan kawasan, Arlan bersyukur karena warga di sekitar situ kooperatif.
“Melalui koordinasi dengan Pemkot Tangerang, para pemilik bangunan liar di tepi situ menerima kebijakan ini. Mereka hanya meminta waktu untuk melakukan pembongkaran secara mandiri,” ungkap Arlan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sikap kooperatif itu salah satunya ditunjukkan oleh Iwan (45), warga yang membuka warung kopi dan makanan ringan di pinggiran Situ Bulakan. Meski harus kehilangan tempat usahanya, Iwan mengaku pasrah demi kepentingan penanggulangan banjir yang lebih luas.
“Ya bagaimana lagi, demi kebaikan bersama dan mengatasi banjir, kami dukung. Kami pasrah untuk membongkar mandiri. Saat ini saya sedang berusaha mencari lokasi baru yang aman untuk melanjutkan usaha,” tutur Iwan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com








