“Kami membahas pemanfaatan sisa lahan milik DKI di Legok. Rencananya, lahan seluas 38 hektar akan dialokasikan untuk sektor pertanian penopang pangan dan tandon pengendali banjir. Sementara itu, 47 hektar sisanya akan dimanfaatkan untuk kawasan permukiman yang tertata,” pungkas Maesyal.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com








