Pemerintah Desa Cilayang turut melakukan pendampingan terhadap pengelolaan BUMDes, terutama dalam aspek pengawasan usaha dan komunikasi dengan masyarakat sekitar.
Kepala Desa Cilayang, Jarim, mengatakan dukungan masyarakat terhadap keberadaan BUMDes sejauh ini cukup baik. Kehadiran usaha peternakan dinilai membantu mendorong aktivitas ekonomi warga, meskipun manfaatnya belum sepenuhnya maksimal.
“Alhamdulillah masyarakat mendukung. Keberadaan BUMDes ini diharapkan bisa membantu kemaslahatan dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Jarim.
Ia menjelaskan, total anggaran awal yang digunakan untuk pembangunan kandang dan pengadaan ayam mencapai sekitar Rp250 juta. Dana tersebut digunakan untuk membangun kandang berkapasitas 702 ekor ayam petelur.
Ke depan, pemerintah desa berharap pengelolaan keuangan BUMDes dapat dilakukan secara lebih tertata agar usaha tetap berkelanjutan.
“Pengelolaan keuangan harus benar-benar dipisahkan, mana untuk pemeliharaan, pakan, dan pengembangan usaha. Dengan begitu BUMDes bisa terus berkembang dan tetap eksis,” ujar Jarim.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
