Membangun Media di Tengah Runtuhnya Kepercayaan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:17

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pendiri Total Banten, Engkos Kosasih. (Dok)

“Apa yang dimulai, harus diselesaikan. Ingat satu hal, lelaki hidup oleh harga diri.”

Membangun media pada zaman hari ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan pertaruhan antara idealisme, ketahanan, dan keberanian untuk tetap waras di tengah dunia yang semakin bising.

Di era ketika teknologi bergerak lebih cepat daripada kemampuan manusia memahami informasi, media tidak lagi hanya berhadapan dengan tantangan bisnis, tetapi juga menghadapi runtuhnya kepercayaan publik terhadap kebenaran itu sendiri.

Hari ini semua orang bisa menjadi penyampai informasi. Media sosial menghapus batas antara wartawan, buzzer, propaganda, opini, dan fakta.

Informasi beredar tanpa proses verifikasi. Potongan video lebih dipercaya daripada penjelasan utuh. Emosi lebih mudah menguasai publik dibanding akal sehat.

Dalam keadaan seperti itu, kualitas berpikir masyarakat perlahan mengalami kemunduran. Ruang publik dipenuhi kebisingan, sementara kebenaran sering kali tenggelam di antara kepentingan dan sensasi.

Di tengah situasi itu, banyak media kehilangan arah. Tak sedikit media tumbuh cepat lalu mati perlahan. Bahkan media-media besar nasional mulai melakukan efisiensi karyawan demi bertahan menghadapi perubahan zaman yang begitu brutal.

Industri media sedang berada dalam masa sulit. Kecepatan lebih dihargai daripada ketepatan. Viralitas lebih menguntungkan dibanding integritas.

Namun justru di tengah keadaan seperti itulah saya mendirikan media dengan keyakinan yang mungkin terdengar terlalu naif bagi seorang pemula, menjadi “penjaga akal sehat publik.”

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa yang Tertinggal Sendirian di Serang
Redaksi terbuka terhadap kiriman opini, esai, artikel, dan karya tulis lainnya dari publik. Kirimkan tulisan terbaik Anda melalui email redaksi kami untuk menjadi bagian dari ruang gagasan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:25

Desa yang Tertinggal Sendirian di Serang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:17

Membangun Media di Tengah Runtuhnya Kepercayaan Publik

Berita Terbaru

Exit mobile version