Pengamat Bongkar Alasan Neraca Perdagangan Banten Tertekan Hingga Ekspor Anjlok

Kamis, 9 April 2026 - 18:52

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pengamat Ekonomi Mengungkap Faktor Penyebab Angka Ekspor Anjlok di Provinsi Banten

TOTALBANTEN.COM, SERANG — Neraca perdagangan Provinsi Banten kembali menunjukkan tekanan pada awal 2026. Kinerja ekspor yang melemah beriringan dengan lonjakan impor memperlebar defisit perdagangan di salah satu kawasan industri utama nasional tersebut.

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten mencatat, nilai ekspor Banten pada Februari 2026 sebesar US$1,045 miliar atau sekitar Rp16,52 triliun.

Di sisi lain, impor melonjak hingga US$4,234 miliar atau setara Rp66,90 triliun. Selisih tajam ini mencerminkan tekanan signifikan pada kinerja perdagangan luar negeri daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara kumulatif, ekspor Banten sepanjang Januari–Februari 2026 tercatat US$2,023 miliar atau sekitar Rp31,96 triliun, turun 6,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan lebih dalam terjadi pada ekspor nonmigas yang menyusut 7,80 persen menjadi US$1,982 miliar.

Pada Februari saja, ekspor terkontraksi 3,56 persen secara tahunan. Ekspor nonmigas bahkan turun lebih dalam, yakni 5,17 persen menjadi US$1,025 miliar.

Pengamat ekonomi dari Universitas Bina Bangsa, Sutisna, menilai pelemahan ekspor dipicu dua faktor utama: penurunan permintaan global dan melemahnya kapasitas produksi domestik.

“Kalau ekspor melemah, ada dua kemungkinan: permintaan luar negeri turun atau kapasitas produksi dalam negeri menurun. Dari data, penurunan terlihat pada sektor industri pengolahan,” ujar Sutisna, Kamis (9/4/2026).

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis
9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah
Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi
Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula
Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal
Habiskan Rp. 3,84 Miliar, Jalan Majau-Mekarwangi Rampung
Sebanyak 7.122 Rutilahu Mandeg, Masalah Lahan ‘Tak Clear and Clean’ Jadi Batu Sandungan di Kabupaten Serang
Bupati Serang Percepat Penanganan RTLH di Sindangheula, Pastikan Hunian Layak dan Aman
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:55

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis

Kamis, 23 April 2026 - 18:58

9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah

Rabu, 22 April 2026 - 23:27

Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi

Selasa, 21 April 2026 - 15:15

Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula

Selasa, 21 April 2026 - 15:05

Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal

Berita Terbaru

Exit mobile version