GAPASDAP ‘Kesal’ Arus Mudik Lebaran Pelabuhan Merak-Bakauheni Sepi

Rabu, 18 Maret 2026 - 00:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) Kesal Melihat Kondisi Pelabuhan Utama Merak-Bakauheni Sepi Pemudik

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) Kesal Melihat Kondisi Pelabuhan Utama Merak-Bakauheni Sepi Pemudik

Pihak GAPASDAP menyoroti implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dianggap menjadi pemicu ketidakefektifan ini. Walaupun menghormati SKB sebagai upaya mengurai macet, pengusaha kapal meminta pemerintah lebih fleksibel dalam pelaksanaannya.

”Kami sangat berharap pemberlakuan SKB itu bisa dilakukan secara dinamis, dalam pengertian bisa dilakukan secara fleksibel. Jadi kalau Merak kosong seperti sekarang, harusnya sebagian (muatan) dialihkan ke sini,” tegas Khoiri, Selasa, (17/03/2026).

BACA JUGA :  Kapolda Banten Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Utamakan Keselamatan

Kondisi seperti ini merupakan pukulan keras untuk sektor ekonomi pengusaha kapal yang harus menanggung beban investasi dan bunga bank, tetapi juga berdampak pada kenyamanan pemudik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti pengemudi Logistik, harus tertahan dalam antrean panjang di pelabuhan penunjang padahal kapasitas di Merak masih tersedia luas.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru